Showing posts with label Berita Terbaru. Show all posts
Showing posts with label Berita Terbaru. Show all posts

Sunday, 31 July 2016

Aplikasi Dapodik Terbaru 2016 Sudah Dirilis

Selamat datang para pengunjung setia :-). Artikel kali lanjutan dari artikel sebelumnya tentang Panduan Sementara Aplikasi Dapodik 2016. Dari halaman dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id, hari ini sudah di launching aplikasi Dapodik 2016.
Berikut ini kutipan dari halaman dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id
Puji syukur, Alhamdulillah. Tim Dapodikdasmen telah merilis Aplikasi Dapodik 2016 sebagai langkah tindak lanjut untuk menyatukan Aplikasi Dapodik (front-end) untuk jenjang Pendidikan Dasar (Dapodik SD/SMP/SLB) dan jenjang Pendidikan Menengah (Dapodik SMA/SMK). Pada Aplikasi Dapodik 2016 terdapat beberapa pembenahan yang cukup siginifikan dalam hal data referensi, metodologi registrasi, mekanisme memasukkan data GTK baru, pengaturan kurikulum dan pembelajaran. Pembenahan-pembenahan tersebut sebagai upaya dalam melakukan sinkronisasi aturan/regulasi, prosedur, dan mekanisme pemanfaatan data dari Dapodik untuk transaksional di Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, transaksi BOS, PIP dan lainnya.  Diharapkan dengan pembenahan ini akan semakin meningkatkan kualitas data di Dapodik dalam mendukung semua transaksional di lingkungan Kemendikbud.
Pembaruan dapodik kali ini mencakup pembaruan database dan sisi front-end, yang mewajibkan dapodik untuk di install ulang secara fresh, tidak dapat di update dari aplikasi yang lama.

Nah apa saja pembaruan yang sudah ada pada aplikasi dapodik terbaru 2016 ini?
Berikut ini merupakan daftar perubahan pada Aplikasi Dapodik 2016:
[Pembaruan] Pembaruan tampilan antarmuka pengguna
[Pembaruan] Fungsi ganti gambar profil pengguna
[Pembaruan] Penambahan menu Sekolah Aman pada data rinci sekolah
[Pembaruan] Penambahan kolom isian pada sanitasi di data rinci sekolah
[Pembaruan] Penambahan kolom Aktivitas Peserta didik pada tabel MoU Kerjasama untuk SMK pada data rinci sekolah
[Pembaruan] Penambahan isian nama wajib pajak di form sekolah
[Pembaruan] Menu dropdown di data rinci sekolah
[Pembaruan] Penambahan penilaian komponen pada input kondisi
[Pembaruan] Status tingkat kerusakan
[Pembaruan] Sidebar data periodik sarana, buku dan alat
[Pembaruan] Status kolom "vld"
[Pembaruan] Menu validasi (hanya 1 kali perbaikan)
[Pembaruan] Kolom ID Bank, Rekening Bank, dan Rekening atas nama
[Pembaruan] Kolom nama wajib pajak pada PTK
[Pembaruan] Sidebar daftar tugas tambahan
[Pembaruan] Menu paging pada tabel PTK
[Pembaruan] Penambahan kolom penerima KIP pada Peserta Didik
[Pembaruan] Penambahan kolom nomor KIP pada Peserta Didik
[Pembaruan] Penambahan kolom nama di KIP pada Peserta Didik
[Pembaruan] Penambahan kolom nomor KKS pada Peserta Didik
[Pembaruan] Penambahan kolom nomor registrasi akta lahir pada Peserta Didik
[Pembaruan] Penambahan kolom alasan menolak KIP pada Peserta Didik
[Pembaruan] Penambahan kolom NIK ayah, ibu, dan wali pada Peserta Didik
[Pembaruan] Menu paging pada tabel PD
[Pembaruan] Pengelompokan validasi berdasarkan tabel sekolah, sarpras, peserta didik, ptk, rombongan belajar, pembelajaran
[Perbaikan] Mengubah pengaturan bahasa tampilan standar menjadi bahasa Indonesia
[Perbaikan] Bug tidak bisa simpan pengguna pada tambah pengguna di menu manajemen pengguna
[Perbaikan] Bug tidak bisa tambah program pengajaran baru untuk SMA
[Perbaikan] Penonaktifan menu tambah/ubah/hapus di tabel akreditasi sekolah dan tabel blockgrant
[Perbaikan] Penyeragaman deteksi kepala sekolah di beranda dan validasi
[Perbaikan] Validasi email dan website pada DuDi
[Perbaikan] Perubahan nama kolom "keterangan" menjadi "spesifikasi"
[Perbaikan] Verifikasi format penulisan NPWP
[Perbaikan] Pengaturan pengisian no SK dan TMT berdasarkan jenis kepegawaian PTK
[Perbaikan] Perubahan nama kolom dari "NIK" menjadi "NIK/No. Passport untuk WNA" pada formulir PTK
[Perbaikan] Penguncian data rw. sertifikasi, inpassing non-PNS pada data rinci PTK
[Perbaikan] Perbaikan nama tab "Buku" menjadi "Buku yang pernah ditulis" pada data rinci PTK
[Perbaikan] Tambah baru PTK pada aplikasi dinonaktifkan
[Perbaikan] Penambahan kolom referensi "kembali bersekolah"
[Perbaikan] Perubahan penamaan kolom dari "Paket Keahlian" menjadi "Program Pengajaran" pada rombongan belajar
[Perbaikan] Informasi jumlah jam per kelompok matpel pada pembelajaran
[Perbaikan] Unduh excel validasi per kelompok validasi

Melalui launching aplikasi dapodik baru ini admin berpesan agar senantiasa terus meningkatkan kualitas data Dapodik, baik secara kuantitas maupun kualitas.

Bagi para operator dan admin sekolah, dibawah ini kami bagikan link download aplikasi dapodik 2016
  • Aplikasi Dapodik Versi 2016 (unduh disini)
  • Generate Data Prefill (unduh disini)
  • Panduan Penggunaan Aplikasi Versi 2016 (unduh disini)
  • Surat Edaran Dirjen Dikdasmen (unduh disini)
Jika Anda mengalami kesulitan mengunduh Aplikasi Dapodik V.2016 melalui link diatas, silahkan gunakan beberapa link alternatif berikut:
Dikutip dari FB Syafrizal Alimunar
Yang perlu dilakukan di aplikasi Dapodik 2016:
1. Baca berita tentang release Dapodik 2016 di web dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id
2. Download dan baca panduan Dapodik 2016,
3. Download dan install aplikasi Dapodik 2016
4. Lakukan registrasi, bisa offline dan online... Bedanya apa? Iqro panduan dulu
5. Setelah berhasil login, di menu "Beranda", biasanya nama Kepsek belum terpilih, sekolah menolak dana BOS.... Hal ini muncul karena belum memperbarui data

6. Klik tab "Profil Pengguna", lengkapi data-data anda sebagai operator... Kalau bingung, klik lambang tanda tanya (?)
7. Klik tab "Sekolah", klik tab "Data Periodik 2016/2017", perbarui isinya sesuai kondisi sekolah...
8. Masih di tab "Sekolah", klik "Sanitasi 2016/2017", perbarui isinya sesuai kondisi sekolah
9. Masih di tab "Sekolah", klik "Sekolah Aman", isi data yang diminta... Kalau masih bingung, baca Permendikbud Nomon 82 tahun 2015
10.Masih di tab "Sekolah", klik "Paket Keahlian Dilayani", isi data jumlah peserta didik siswa baru
11. Klik tab "Sarpras", klik "Salin Data Periodik"
12. Klik tab "PTK:, klik "Salin Penugasan"
13. Klik tab "Peserta Didik", pilih siswa yang sudah lulus, kemudian klik "Proses Bersama Kelulusan", tanggal dan bulan di isi sesuai dengan tanggal dan bulan di Ijazah..
14. Klik tab "Rombongan Belajar", klik tab "Menu Aksi", (lokasi dimenu bawah),,, pilih "Kenaikan Kelas", klik kelas X dan XI untuk naik kelas.... Sedangkan kelas X (untuk siswa baru), rombelnya dibuat dengan cara klik menu "Tambah"
15. Setelah rombel kelas X sudah dibuat, langkah selanjutnya entri data siswa baru
16. Untuk siswa yang tidak naik kelas atau berhenti, keluarkan dulu dari rombel. kmudian klik "Registrasi", silahkan di isi alasannya
17. Masih di tab "Rombongan Belajar", klik "Pembelajaran", silahkan di isi jam dan mata pelajaran PTK
18. Kalau sudah beres, lakukan validasi dan sinkron

Monday, 25 July 2016

Li-Fi Teknologi Jaringan Nirkabel Terbaru

Wi-Fi vs Li-Fi
 

Wi-Fi (Wireless Fidelity)
Sebelum kita membahas tentang Li-Fi, mari kita lihat generasi sebelumnya yang saat ini banyak digunakan dalam komunikasi data.
Dikenal dengan nama Wi-Fi, Wi-Fi merupakan singkatan dari Wireless Fidelity yaitu sekumpulan standar yang digunakan untuk Jaringan Lokal Nirkabel (Wireless Local Area Networks - WLAN) yang didasari pada spesifikasi IEEE:
802.11a
802.11b
802.11g
802.11n


Pada awalnya Wi-Fi hanya dipakai untuk penggunaan perangkat nirkabel dan Jaringan Local Area Network (LAN), namun saat ini lebih banyak digunakan untuk mengakses internet. Saat seseorang dengan komputer yang memiliki kartu nirkabel (wireless card) dapat dan sangat dimungkinkan untuk terhubung dengan internet menggunakan hotspot (titik akses) terdekat.
Teknologi internet berbasis Wi-Fi dibuat dan dikembangkan sekelompok insinyur Amerika Serikat yang bekerja pada Institute of Electrical and Electronis Engineers (IEEE) berdasarkan standar teknis perangkat bernomor 802.11b, 802.11a dan 802.16. Perangkat Wi-Fi sebenarnya tidak hanya mampu bekerja di jaringan WLAN, tetapi juga di jaringan Wireless Metropolitan Area Network (WMAN).

Penggunaan Wi-Fi dikalangan komunitas internet sangatlah tinggi, hal ini disebabkan oleh paling tidak 2 faktor:
  • Kemudahan akses, para pengguna dalam satu area dapat mengakses internet secara bersamaan tanpa perlu direpotkan dengan kabel. Dengan kata lain pengguna yang ingin melakukan surfing atau browsing berita dan informasi di Internet, cukup membawa PDA (pocket digital assistance) atau laptop berkemampuan Wi-Fi ke tempat dimana terdapat access point atau hotspot. Semakin banyaknya hotspot di tempat-tempat tersebut yang dibangun oleh operator telekomunikasi, penyedia jasa Internet bahkan orang perorangan dipicu faktor kedua.
  • Biaya relatif murah, Peningkatan kuantitas pengguna Internet berbasis teknologi Wi-Fi yang semakin menggejala di berbagai belahan dunia, telah mendorong Internet service providers (ISP) membangun hotspot yang di kota-kota besar dunia. Semakin banyak hotspot yang tersedia, maka akan semakin murah biaya untuk mengaksesnya.
Di Indonesia sendiri, penggunaan Internet berbasis Wi-Fi sudah mulai menggejala di beberapa kota besar. Di Jakarta, misalnya, para maniak Internet yang sedang berselancar sambil menunggu pesawat take off di ruang tunggu bandara, sudah bukan merupakan hal yang asing.

Bisnis dan kuantitas pengguna teknologi Wi-Fi cenderung meningkat, dan secara ekonomis hal itu berimplikasi positif bagi perekonomian nasional suatu negara, termasuk Indonesia.

Li-Fi (Light Fidelity)
Nah, bagi yang baru mendengar istilah Li-Fi mari kita simak penjabarannya dibawah ini :-).
Li-Fi (Light Fidelity) merupakan sebuah metode baru untuk mengirimkan paket data berkecepatan tinggi berbasis nirkabel yang menggunakan spektrum cahaya terlihat (visible light spectrum), yaitu bola lampu LED. Adapun alasan menggunakan bola lampu LED karena teknologi Li-Fi menghasilkan pencahayaan dengan level sangat tinggi yang mana LED merupakan sumber cahaya semikonduktor yang dapat memperkuat intensitas cahaya dan perpindahan yang begitu cepat dengan memodulasi ribuan sinyal yang tidak terlihat oleh manusia. Dengan penggunaan teknologi Li-Fi ini dapat memberi akses internet 100 kali lebih cepat dibandingkan dengan Wi-Fi. Li-Fi memiliki kecepatan transfer data hingga 1Gbps (Giga bit per second). Ini jauh lebih cepat dibandingkan Wi-Fi yang hanya 600Mbps.


Teknologi Li-Fi disebut-sebut akan menggantikan jaringan Wi-Fi. Li-Fi sendiri menggunakan teknologi berbasis cahaya (Visible Light Communication / VLC) untuk mentransmisi alur datanya. Berbeda dengan Wi-Fi yang justru menggunakan gelombang radio untuk mentransmisi alur datanya.

Teknologi Li-Fi sudah diuji oleh sebuah perusahaan di Estonia bernama Velmenni. Mereka sudah melakukan percobaan untuk teknologi ini di beberapa kantor, laboratorium, dan lingkungan industri di kota Tallin (ibu kota Estonia). Dari hasil percobaan tersebut didapat bahwa kecepatan data secara teoretis sebesar 224 Gbps. Itu berarti film beresolusi tinggi nantinya dapat diunduh hanya dalam hitungan detik saja.

Berbicara tentang kesiapan teknologi ini, Deepak Solanki (CEO Velmenni) menyatakan bahwa "Kami" sedang melakukan proyek percontohan di beberapa industri yang berbeda dimana kita dapat memanfaatkan teknologi VLC (Visible Light Communication). Saat ini, kami telah merancang solusi pencahayaan yang cerdas untuk lingkungan industri dimana komunikasi data dilakukan melalui cahaya. Kami juga melakukan proyek percontohan dengan klien pribadi di mana kita sedang menyiapkan jaringan Li-Fi untuk mengakses internet di ruang kantor kami. Teknologi ini baru dapat dinikmati oleh konsumen pada 3-4 tahun mendatang. Waah masih lama ya gan, hehe namun dengan semakin canggihnya teknologi sekarang, saya pikir tidak akan sampai selama itu.
Teknologi ini juga telah diuji coba oleh maskapai penerbangan yang ingin menggunakannya untuk memberikan konektivitas yang lebih baik dalam penerbangan, dan badan-badan intelijen yang tertarik pada potensi Li-Fi untuk keamanan transfer data nirkabel.
Orang dibalik penemuan Li-Fi
Pada tahun 2011, teknologi Li-Fi diciptakan oleh Prof Harald Haas seorang fisikawan berkebangsaan Jerman dari Universitas Edinburgh, Skotlandia yang juga menjabat sebagai Ketua Mobile Communication. Selain itu, Prof. Haas merupakan co-founder dari PureLifi.

Prof. Haas menjelaskan tentang masa depan dimana miliaran bola lampu nantinya dapat menjadi hotspot nirkabel. Dalam presentasinya pada konferensi TED (Technology, Entertainment and Design) di tahun 2011, Prof. Haas menggambarkan kecepatan teknologi VLC menggunakan modern LED mencapai 1000Gbps sedangkan jika menggunakan infra red hanya berkisar 1000 bps saja. Ini berarti kecepatan yang dihasilkan dari spektrum cahaya LED 10.000 kali lebih besar dari spektrum gelombang radio. Prof. Haas juga mengatakan bahwa infrastruktur saat ini sangat memungkinkan untuk setiap bohlam lampu LED tunggal diubah menjadi sebuah ruter nirkabel super cepat. Menurut beliau yang perlu dilakukan adalah menyesuaikan microchip kecil untuk setiap perangkat pencahayaan yang potensial. Cara ini akan menggabungkan dua fungsi dasar pencahayaan dan transmisi data nirkabel.
Teknologi Li-Fi memiliki keunggulan tidak mengganggu sinyal radio lainnya sehingga hal ini memungkinkan untuk digunakan di dalam pesawat dan tempat lainnya yang terkena dampak penggunaan sinyal radio. Keunggulan lainnya bahwa cahaya tidak dapat menembus dinding sehingga ini membuatnya lebih aman dari pengintaian oleh pihak eksternal. Namun, ternyata Li-Fi juga mempunyai kekurangan, yaitu tidak dapat digunakan di luar ruangan di bawah sinar matahari langsung, karena transmisi informasi dengan pencahayaan lampu melalui udara menjadi lebih sulit dilakukan. Hal ini disebabkan karena tidak adanya tunnel pencahayaan yang dapat memandu arah tujuan sinyal tersebut ketika berada di alam bebas.

Bagaimana cara Li-Fi bekerja?
Ketika Bulb memancarkan arus konstan ke bola lampu LED dengan kecepatan yang sangat tinggi, aliran konstan foton yang dipancarkan dari lampu diamati sebagai VLC. Untuk mendeteksi aliran data pada intensitas cahaya berkecepatan tinggi diperlukan suatu komponen pendeteksi foto (photo detector). Komponen ini juga berfungsi mengubah aliran data dalam intensitas cahaya (amplitudo) ke sinyal arus listrik. Unit amplifikasi dan pemrosesan sinyal (amplification and signal processing) bertugas mengubah aliran data dalam bentuk biner menjadi data orisinil seperti audio, video, web, dan informasi aplikasi yang kemudian ditransmisikan ke komputer atau perangkat mobile. Fungsi pendeteksi foto dan pemrosesan sinyal dikemas dalam perangkat yang disebut receiver doungle. Sebuah komputer harus memiliki LED infra merah untuk dapat berkomunikasi dalam saluran uplink tersebut.

Teknologi Li-Fi ini masih membutuhkan riset lebih lanjut untuk penyempurnaannya. Apalagi teknologi ini tidak mencakup besaran area, tetapi tidak dapat menembus dinding sehingga membutuhkan banyak daya lampu dan komponen Li-Fi lainnya di suatu sudut ruangan atau gedung agar dapat saling terhubung dan memiliki kecepatan optimal yang stabil.
"My greatest vision is that light bulbs will become broadband communications equipment, so that the light bulb is not only able to provide lighting and will also become a necessary tool." kata Prof. Haas
Untuk tantangan selanjutnya, bagaimana teknologi Li-Fi dapat diakses di luar rumah pada saat pagi menjelang sore dimana masih terdapat sinar matahari sebagai pengganggu atau penghalang suatu aliran data yang dikirim agar sampai ke alamat tujuan dengan sempurna. Sampai saat ini, teknologi Li-Fi belum bisa mendukung hal tersebut.

Kita sebagai pengguna teknologi tentu berharap kecanggihan teknologi dari Li-Fi dapat segera terealisasikan, mungkin saja ada dari kita yang bisa menyempurnakannya. Semoga menjadi inspirasi bagi kita semua.

Sunday, 27 March 2016

Informasi Terbaru Facebook dan Twitter akan Menyediakan Layanan TV Streaming untuk Penggunanya

Tidak Jarang kita menjumpai istilah streaming saat kita menyaksikan suatu video atau audio di internet. Streaming adalah suatu teknologi yg dipakai untuk memainkan suatu file audio ataupun video yg dengan cara langsung ataupun dengan prerecord yg berada di situs server.

Streaming ditujukan untuk menghemat waktu proses download dari sebuah file audio maupun video. Streaming bisa dikatakan proses transfer data dari server ke host yang mana data tersebut disampaikan secara langsung (real time).

Sebenarnya konsep dasar dari streaming adalah memecah atau membagi data menjadi beberapa bagian, kemudian mentransfer bagian-bagian tersebut, sehingga ketika host (sisi client) membutuhkan data yang bersumber dari hasil streaming tadi tidak perlu menunggu semua file terkirim ke host (sisi client).

Sebuah jurnal oleh I Kadek Susila Satwika menulis:
"Streaming adalah sebuah teknologi untuk memaninkan file video atau audio secara langsung ataupun dengan pre-recorder dari sebuah mesin server (web server). Dengan kata lain, file video ataupun audio yang terletak dalam sebuah server dapat secara langsung dijalankan pada UE sesaat setelah ada permintaan dari user, sehingga proses running aplikasi yang didownload berupa waktu yang lama dapat dihindari tanpa harus melakukan proses penyimpanan terlebih dahulu. Saat file video atau audio di stream, akan berbentuk sebuah buffer di komputer client, dan data video - audio tersebut akan bulai di download ke dalam buffer yang telah terbentuk pada mesin client. Dalam waktu sepersekian detik, buffer telah terisi penuh dan secara otomatis file videoaudio dijalankan oleh sistem. Sistem akan membaca informasi dari buffer dan tetap melakukan proses download file, sehingga proses streaming tetap berlangsung ke mesin."
Pada streaming kita mengenal istilah buffer/buffering yaitu, area memori yang menyimpan data ketika mereka sedang dipindahkan antara dua device atau antara device dan aplikasi.

Bagaimana cara kerja video streaming?
Bagan sederhana berikut mungkin bisa menjadi pedoman bagi anda.

Saat ini teknologi streaming sudah berkembang cukup pesat, diantaranya layanan TV streaming.
Berikut dapat kita lihat beberapa situs yang menyediakan TV Streaming, diantaranya:

Membahas tentang TV, tentu tidak dapat kita pungkiri berkaitan erat dengan media sosial "medsos", dan dua platform raksasa yang sangat diminati pengguna saat ini adalah facebook dan twitter. Informasi terbaru mengenai dua raksasa media sosial ini, facebook dan twitter akan menyediakan layanan TV Streaming untuk penggunanya, sebagai fasilitas baru dan saat ini sedang dirilis.

Sekarang ini, fitur yang dimiliki oleh facebook yang merujuk kepada tv streaming dan sangat favorit adalah layanan live video streaming. Fitur inilah yang nantinya dijadikan sebagai pendukung utama ketika membuat layanan TV Streaming. Begitu juga twitter dengan layanan periscopenya.

Bagaimana pendapat anda tentang layanan ini? Bagaimana kelanjutannya, kita tunggu saja bersama-sama, karena perkembangan teknologi itu berlanjut terus dari hitungan jam menit bahkan detik.

Semoga bermanfaat.